Kesadaran ku


Angin 12 knot
December 2, 2008, 5:31 pm
Filed under: SAJAK

Angin 12 knot

Gelomobang mendung menyergap lampu-lampu kota

Pohon terhuyung-huyung

Dan dengan tak rela melepaskan dedaunan dari lengannya

Trotoar hampir saja di tenggelamkan

Genangan air hujan kebingungan mencari resapannya

Aah.. ada apa gerangan…..

Kenapa kau pancaroba begitu terlihat sebel

Aku memang salah tapi sedikit

Merekalah yang salah dan industrialis itu juga

Tapi kau tak mau tau

Mendung tidak lagi memberikan harapan pada tani

Datang sesukanya membuat pupuk dan urea percuma

Membuat padi tidak lagi kuning bunting berisi

Rendemen yang selalu tidak setara dengan karsa

Dan Modal menjadi selalu lebih besar dari laba.

kami selalu rindu semilir angin tapi kau datang dengan badai

kami gembira dengan mentari tapi kau datang dengan terik

Saudaraku di lereng kekeringan kesulitan air

Aku di dataran landai ditenggelamkan air

Kata ahli anu, ini pemanasan global

Aku hanya sedikit paham

Mungkin saja aku salah, tapi sedikit

Asap motor butut plus kepulan rokokku kalo mungkin disalahkan

Tapi itu sedikit…

Tapi Pancaroba kenapa kau begitu marah??

Harusnya kau marah pada orang yang tepat

Bush, Deng atau yang tidak setuju protokol ini itu

Atau paling tidak para konglomerat yang mendorong industrialisasi

Ah…. Tapi kau tak mau tau

Knalpot butut dan asap tembakauku… Itu jadi sebab??

Ah… Kau diam saja,… hanya marah dengan berlari 12 knot.




No Comments so far
Leave a comment



Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>