Filed under: THOUGHT
Negeriku
Apakah aku ini diriku
Dan Kalau aku bukan diriku
karena diriku sudah digantikan oleh diri ragamu produksi masal
yang mana darinya masih terdapat nilai-nilai yang masih mungkin tertinggal
Bangsaku juga bukan bangsaku
Wanitaku hanya bahan dasar alat
Sebagaimana batu bara yang ditambang di desa koindustri globalisasi
Di jadikan plastik dan robot barang dagangan
Pemerintahku hanya anjing herder
bukannya dikendalikan oleh para steck holder
Merahkah ini hijaukah itu
Apakah ini baik apakah itu buruk
Ditentukan tidak berdasarkan nurani dan akal ini
Karena tidak ada paket kontrol untuk itu
Mana yang disebut maju mana yang disebut mundur
Apa yang mulia apa yang hina
Siapa nabi siapa teroris bukan hakmu untuk menentukan
Bumi kecil seukuran bola golf
Diambil dibuang Diambil dipukul atau di keranjang sampahkan
Dan bangsaku terdaftar sebagai pelacur unggul
Tergolek direnjang disetubuhi kapan saja
Steckh holder 2 menghendakinya
Sekujur badan disemprot parfum demokrasi
Kita dihibur dengan lagu dusta tentang hak asasi
Mata kita dipejamkan dengan hawa toleransi
Mulut dingangakan ikut menelan termo globalisasi
Tapi bangsaku tidak kehilangan dirinya
Kerena bangsaku yang ini sejak lahir memang juga bukan dirinya
Cobalah engkau berkaca
Apakah wajah yang kau temukan di kaca itu benar wajah manusia
Sebab di sekeliling kita yang ku kira ibu ku
Adalah tanda2 kehewanan indikator kebinatangan
Politik keserakahan
Politisasi pelampiyasan
Ekonomi keborosan
Globaliasasi keruntuhan nilai2 bahagia
Dan kalau kau bertanya tentang aku
Maka dengarlah…..!!
Pertanyaanmu itu akan aku jawab dengan sebuah kebanggaan
Aku adalah syetan
Aku adalah syetan
Yang riwayatku ditulis sendiri oleh Tuhan dalam kitab suci
Dusta dosaku Sebagai setan adalah ikrar suci
Bahwa sesunguhnya aku takut kepada Tuhan
Apakah manusia takut kepada Tuhan ?
Apakah bagi manusia Tuhan cukup penting ?
Tuhan tergeletak di belakang kulit diaspora
Cobalah engkau lihat tetangga –tetanggamu pemimpin2mu
Bagi mereka Tuhan tidak ada tidak apa-apa
Asalkan mereka terus menerus mendapatkan jabatan
Tuhan bukan subyek yang diturutsertakan dalam pengambila keputusan
No Comments so far
Leave a comment
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>